Mangrove Bintan Lestari Conservation

Mangrove Lestari Ekonomi Bintan Berseri

+62 877 8475 7260

Choose Our Services

Education, Planting , Product, Training and Traveling

Penanaman Mangrove

MBL Conservation menerima jasa penanaman dan pemeliharan mangrove di pesisir pantai

Pembibitan Mangrove

MBL Conservation menyediakan bibit berbagai jenis tanaman mangrove sebagai pilihan customer

Pelatihan dan Pendidikan

MBL Conservation menyediakan jasa pelatihan dan pendidikan berbagai kebutuhan, misal program edukasi lingkungan, riset dan magang.

What We Do

Our Exelent Work

Kami Membangun Kembali Hutan Mangrove Indonesia

Success Story

Our Achievement

0 +
Project Done
0 +
Happy Client
0 +
Mangrove Planted
0 +
Mangrove Type

Recent News

“Inovasi Tiada Henti_ Lomba Teknologi Tepat Guna Tingkat Kabupaten Bintan 2025”

 Keramba Jerigen Apung oleh Tim MBL

Dalam rangka Lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Kabupaten Bintan, Tim MBL menghadirkan inovasi unik bernama Keramba Jerigen Apung, sebuah solusi kreatif untuk mendukung pengelolaan konservasi mangrove yang berkelanjutan dan efisien. Inovasi ini dirancang untuk membantu masyarakat pesisir, khususnya para kelompok mangrove, dalam meningkatkan hasil bibit mangrove  dengan metode yang ramah lingkungan dan hemat biaya.

Apa itu Keramba Jerigen Apung?

Keramba Jerigen Apung adalah sebuah sistem keramba sederhana yang menggunakan jerigen bekas sebagai bahan utama untuk membuat pelampung. Teknologi ini tidak hanya mengurangi biaya pembuatan keramba, tetapi juga memberikan nilai tambah dengan memanfaatkan limbah plastik yang sulit terurai.

Keramba ini dirancang dengan struktur yang kuat dan fleksibel, sehingga mampu bertahan di berbagai kondisi perairan. Jerigen yang digunakan sebagai pelampung diatur sedemikian rupa untuk memberikan stabilitas yang optimal, sehingga mendukung produktivitas budidaya ikan ataupun lobster.

Keunggulan Keramba Jerigen Apung

  1. Biaya Terjangkau Dibandingkan dengan keramba konvensional, keramba ini lebih murah karena menggunakan bahan daur ulang seperti jerigen bekas.

  2. Ramah Lingkungan Dengan memanfaatkan jerigen bekas, inovasi ini membantu mengurangi limbah plastik di lingkungan sekitar.

  3. Desain Fleksibel Sistem keramba ini dapat diadaptasi untuk berbagai jenis budidaya mangrove, seperti Family Rhizophora spp, Bruguiera Gmnrhyza)

  4. Mudah Dibuat dan Dirawat Proses pembuatannya sederhana, sehingga dapat dilakukan langsung oleh masyarakat dengan alat dan bahan yang mudah ditemukan.

Keramba Jerigen Apung tidak hanya menawarkan solusi hemat biaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir. Dengan inovasi ini, para kelompok Mangrove dapat meningkatkan hasil budidaya mereka tanpa harus mengeluarkan modal besar. Selain itu, teknologi ini juga mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui daur ulang limbah plastik.

Dukungan dan Harapan Tim MBL

Tim MBL berharap, melalui Lomba TTG ini, Keramba Jerigen Apung dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk mengembangkan teknologi serupa. Inovasi ini diharapkan mampu menjawab tantangan di sektor konservasi, sekaligus menjadi solusi yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.

Mari kita dukung inovasi ini dalam Lomba Teknologi Tepat Guna Kabupaten Bintan dan bersama-sama ciptakan perubahan untuk masa depan yang lebih baik!

“Dari Negeri Tetangga ke Tanah Kita: Jejak Wisata Edukasi Berkesan”

Mangrove, sebagai salah satu ekosistem terpenting di dunia, telah menjadi daya tarik tersendiri bagi wisata edukasi. Tidak hanya berperan sebagai pelindung garis pantai, hutan mangrove juga menjadi pusat pembelajaran yang kaya akan nilai ekologis dan budaya. Baru-baru ini, grup wisata edukasi dari negara tetangga berkunjung ke kawasan mangrove di tanah kita, membawa semangat belajar dan kolaborasi lintas negara.

Jejak Langkah Edukasi dan Konservasi

Kunjungan ini bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan sebuah langkah nyata untuk mempererat hubungan antarbangsa melalui pendidikan lingkungan. Para peserta terdiri dari para tamu dari Singapore (Group Elsi-Bintan Outbound) dan pemerhati lingkungan yang memiliki minat besar terhadap konservasi mangrove. Selama kunjungan, mereka diajak untuk:

  1. Mengenal Ekosistem Mangrove Peserta mempelajari beragam jenis pohon mangrove, fungsi ekologisnya, serta bagaimana ekosistem ini menjadi habitat penting bagi berbagai spesies hewan dan tumbuhan. Kegiatan ini menedukasi peserta tentang peran penting mangrove dalam menjaga keseimbangan alam.

  2. Kegiatan Penanaman Mangrove Sebagai bagian dari program konservasi, setiap peserta diberi kesempatan untuk menanam bibit mangrove. Ini menjadi pengalaman langsung yang tak terlupakan, sekaligus kontribusi nyata dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Proses ini juga mengedukasi peserta mengenai teknik dan manfaat penanaman mangrove untuk mencegah abrasi.

  3. Diskusi dan Pertukaran Pengetahuan Para peserta berbagi informasi tentang upaya konservasi di negara masing-masing, memperkaya wawasan satu sama lain tentang pentingnya menjaga lingkungan global. Diskusi ini juga menedukasi peserta tentang cara-cara inovatif dalam mendukung keberlanjutan mangrove.

Wisata yang Menginspirasi

Tidak hanya edukatif, kunjungan ini juga meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Keindahan panorama mangrove yang memukau, keramahan masyarakat lokal, serta budaya Indonesia yang kaya menjadi pengalaman berharga yang sulit dilupakan. Salah satu peserta menyampaikan, “Kami sangat terinspirasi oleh upaya masyarakat lokal dalam menjaga hutan mangrove. Kami berharap dapat menerapkan hal serupa di negara kami.”

Manfaat Kolaborasi Antarbangsa

Kunjungan ini mencerminkan bagaimana kolaborasi lintas negara dapat memberikan manfaat besar, baik secara lokal maupun global. Melalui wisata edukasi seperti ini, tidak hanya pengetahuan yang diperoleh, tetapi juga tercipta rasa saling menghormati dan keinginan untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Program ini secara khusus menedukasi peserta tentang pentingnya kolaborasi dalam konservasi mangrove.

Penutup

Jejak langkah grup wisata edukasi dari negara tetangga ini menjadi bukti bahwa pariwisata dan lingkungan dapat menyatukan berbagai budaya. Dengan semangat yang sama, mari terus menjaga keindahan dan keberlanjutan ekosistem mangrove, sebagai warisan yang berharga bagi generasi mendatang.

Semoga kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas untuk mewujudkan dunia yang lebih hijau dan berkelanjutan:)

by (Mw)

100 Mahasiswa Gen Z UMRAH Gelar KKN Tematik: Menanam Mangrove untuk Masa Depan Bumi

Sebanyak 100 mahasiswa dari berbagai fakultas  di kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji terlibat dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik  di lokasi MBL pada tangal 6 oktober 2024. Dengan fokus pelestarian alam kegiatan yang disiasati oleh Bpk henky Irawan selaku dosen di kampus UMRAH membawa mahasiswa untuk melakukan kegiatan yang menarik simpati dan keinginan mahasiswa, khususnya dalam menanam pohon mangrove. Kegiatan ini dilaksanakan di pesisir pantai yang rawan erosi dan kerusakan ekosistem, sebagai bentuk nyata kontribusi mahasiswa Gen Z dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.

Mangrove, yang dikenal sebagai pelindung alam dari abrasi dan sebagai tempat tinggal berbagai spesies laut, semakin terancam akibat deforestasi dan perubahan iklim. Melalui program KKN ini, mahasiswa tidak hanya terlibat langsung dalam proses penanaman, tetapi juga melakukan penyuluhan kepada masyarakat setempat tentang pentingnya ekosistem mangrove.

Para mahasiswa menggunakan pendekatan berbasis komunitas untuk mengajak warga, terutama generasi muda, agar peduli terhadap pentingnya mangrove dalam menjaga keseimbangan alam. Selain menanam mangrove, mereka juga mengadakan berbagai kegiatan edukatif, seperti workshop tentang pemeliharaan lingkungan, dan pembuatan media sosial untuk meningkatkan kesadaran lingkungan.

KKN tematik ini juga menunjukkan bahwa generasi Z, yang dikenal dengan kemampuannya memanfaatkan teknologi, memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu lingkungan global. Dengan semangat gotong royong, mereka berharap bisa menciptakan dampak jangka panjang bagi pelestarian alam dan mendukung ketahanan lingkungan yang lebih baik di masa depan.

Kelompok Masyarakat dan Ecoprint ” Potensi Peningkatan Ekonomi yang Berkelanjutan “

Ecoprint adalah seni mencetak motif pada kain menggunakan bahan alami, seperti daun, bunga, dan tanaman lainnya, yang menghasilkan karya seni yang unik dan ramah lingkungan. Seiring dengan meningkatnya kesadaran terhadap keberlanjutan dan pelestarian lingkungan, ecoprint tidak hanya berkembang sebagai bentuk seni, tetapi juga sebagai peluang ekonomi yang menjanjikan, terutama bagi kelompok masyarakat yang ingin mengembangkan keterampilan dan meningkatkan pendapatan mereka.

Melalui pelatihan ecoprint, kelompok masyarakat, khususnya di daerah-daerah pedesaan atau daerah dengan potensi alam yang melimpah, dapat mengembangkan keterampilan baru yang bernilai tinggi di pasar. Ecoprint tidak hanya mengandalkan kreativitas, tetapi juga pemahaman tentang tanaman lokal yang ada di sekitar mereka. Dengan membekali diri dengan teknik ini, masyarakat dapat memanfaatkan sumber daya alam yang melimpah di sekitar mereka, seperti daun, bunga, dan akar tanaman, untuk menghasilkan produk kreatif yang bernilai jual tinggi.

Dengan adanya pelatihan dan pendampingan dari Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji Kota Tanjungpinang Ibu Nancy William salah satu Dosen di Kampus, kelompok masyarakat yang terlibat dalam produksi ecoprint dapat diberdayakan untuk mengakses pasar yang lebih luas. Melalui pemasaran produk ecoprint yang indah dan ramah lingkungan, mereka dapat menarik perhatian konsumen lokal maupun internasional yang semakin peduli pada produk-produk yang berkelanjutan. Tidak hanya itu, produk ecoprint yang dihasilkan dapat dijual dalam bentuk tas, kain, pakaian, atau aksesori lainnya, yang memiliki daya tarik tersendiri karena keunikan dan ciri khas alam yang terjalin dalam setiap desain.

Melalui ecoprint, kelompok masyarakat juga dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian alam. Menggunakan bahan alami dalam proses pembuatan ecoprint mengajarkan masyarakat untuk lebih menghargai alam dan sumber daya yang ada di sekitar mereka. Ini sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat yang lebih bertanggung jawab.

Ecoprint bukan hanya sekadar kegiatan seni, tetapi juga sebuah potensi besar bagi peningkatan ekonomi masyarakat. Dengan pemanfaatan sumber daya alam yang ada, pelatihan yang tepat, dan pemasaran yang baik, kelompok masyarakat dapat menciptakan produk bernilai jual tinggi, meningkatkan keterampilan, dan membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan. Inilah saatnya untuk menjadikan ecoprint sebagai sarana pemberdayaan ekonomi yang kreatif dan ramah lingkungan.

“Mangrove dalam Genggaman” Wisata Edukasi & Konservasi Bagi Wisatawan Mancanegara

Mangrove bukan hanya ekosistem yang memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan alam, tetapi juga menjadi destinasi wisata edukasi yang semakin diminati. Terletak di pesisir, hutan mangrove merupakan rumah bagi berbagai spesies flora dan fauna yang unik serta menjadi pelindung alami terhadap abrasi pantai dan bencana alam seperti tsunami. Bagi wisatawan mancanegara, mengunjungi hutan mangrove bukan sekadar perjalanan wisata, tetapi juga kesempatan untuk terlibat langsung dalam upaya konservasi yang penting bagi kelestarian lingkungan.

Mengunjungi hutan mangrove menawarkan pengalaman edukasi yang sangat berharga. Wisatawan dapat belajar mengenai pentingnya ekosistem mangrove sebagai penyangga kehidupan. Melalui program-program edukasi, wisatawan akan memahami cara mangrove berfungsi dalam melindungi garis pantai, mengurangi dampak perubahan iklim, serta mendukung keberagaman hayati dengan menjadi habitat bagi berbagai spesies ikan, burung, dan invertebrata.

Di tempat-tempat tertentu, wisatawan bisa ikut serta dalam kegiatan yang memperkenalkan mereka pada proses penanaman pohon mangrove, yang bertujuan untuk memperkuat ekosistem lokal. Ini adalah bentuk partisipasi langsung dalam konservasi yang memberikan dampak positif jangka panjang.

Sebagai bagian dari upaya konservasi, wisatawan mancanegara  berkontribusi secara langsung  menjaga dan melestarikan hutan mangrove. Melalui kunjungan yang bertanggung jawab, mereka tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga mendukung pengelolaan yang berkelanjutan. Banyak destinasi wisata mangrove yang bekerja sama dengan lembaga konservasi untuk memberikan informasi dan fasilitas yang memadai bagi wisatawan dalam melakukan wisata alam yang ramah lingkungan.

Keterlibatan dalam konservasi mangrove memberikan kesadaran yang lebih dalam tentang betapa rapuhnya ekosistem ini dan pentingnya peran manusia dalam menjaga kelestariannya. Wisatawan dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan pesan penting mengenai perlunya pelestarian alam 

Dengan menggabungkan aspek edukasi dan konservasi, wisata mangrove menawarkan pengalaman yang mendalam, memberikan wawasan tentang alam, sekaligus membuka peluang bagi wisatawan untuk menjadi bagian dari gerakan pelestarian alam. Bagi wisatawan mancanegara, ini bukan hanya sekadar liburan, melainkan kesempatan untuk belajar, berkontribusi, dan mengapresiasi pentingnya mangrove bagi kelangsungan hidup bumi.

Jadilah bagian dari perjalanan seperti Kampus UMRAH Indonesia dan Republic Politeknik Singapore untuk menjaga warisan alam yang berharga ini. Mari berkunjung ke hutan Mangrove Bintan Lestari dan saksikan langsung bagaimana ekosistem ini terus berkembang melalui usaha bersama untuk konservasi dan edukasi yang berkelanjutan. 

“Mengenal Lebih Dekat Ekosistem Mangrove bersama Angkasa Pura II

Menjelajahi Keajaiban Ekosistem Mangrove
Wisata Edukasi dan Penanaman Mangrove

Halo sobat wisata Mangrove adalah ekosistem unik yang memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Selain menjadi habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna, mangrove juga berfungsi sebagai pelindung alami terhadap erosi pantai dan badai. Namun, keberadaan mangrove semakin terancam oleh aktivitas manusia dan perubahan iklim. Oleh karena itu, wisata edukasi penanaman mangrove  menjadi salah satu cara efektif untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya konservasi mangrove.

Pada sabtu 13 Juli 2024 MBL kedatangan tamu dr Angkasa Pura II, untuk melakukan kegiatan penanaman mangrove dilokasi mbl loh, yuk simak keseruan kita yah….

Wisata edukasi penanaman mangrove adalah kegiatan yang menggabungkan pendidikan lingkungan dengan aksi nyata penanaman mangrove. Dalam wisata ini, peserta tidak hanya diajak untuk menikmati keindahan alam, tetapi juga diberikan pengetahuan tentang ekosistem mangrove dan pentingnya peran mereka dalam ekologi pesisir. Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dari wisata edukasi penanaman mangrove antara lain:

1. Meningkatkan Kesadaran Lingkungan:
Peserta akan belajar tentang fungsi dan manfaat mangrove, serta ancaman yang dihadapi oleh ekosistem ini. Dengan demikian, mereka akan lebih sadar akan pentingnya menjaga kelestarian alam.

2. Partisipasi Aktif dalam Konservasi:
Dengan ikut serta dalam penanaman mangrove, peserta berkontribusi langsung dalam upaya konservasi. Hal ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi peserta.

3. Pembelajaran Interaktif:
Wisata edukasi ini biasanya dipandu oleh ahli atau pemandu yang berpengalaman. Mereka akan memberikan penjelasan secara langsung dan menjawab pertanyaan peserta, sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menyenangkan.

Wisata edukasi penanaman mangrove dan tour mangrove memiliki dampak positif yang besar bagi konservasi lingkungan dan pendidikan masyarakat. Dengan mengajak lebih banyak orang untuk terlibat dalam kegiatan ini, kita dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap ekosistem mangrove. Selain itu, kegiatan ini juga bisa menjadi alternatif wisata yang mendidik dan menyenangkan.

Mari kita bersama-sama menjaga kelestarian hutan mangrove demi masa depan yang lebih baik. Dengan berpartisipasi dalam wisata edukasi penanaman mangrove dan tour mangrove, kita tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Selamat menjelajahi keajaiban ekosistem mangrove!a

Our Partner Love Us

As Futured In

Some of Our

Recent Projects

Project yang sedang kami kerjakan yaitu, penanaman 5 juta bibit mangrove, edukasi lingkungan berbagai instansi pendidikan, menyediakan bibit untuk kebutuhan kegiatan CSR dari beberapa perusahaan.