Our Latest

Projects

Projects

Recent Projects

Proyek rehabilitasi mangrove ini dilaksanakan melalui kegiatan penanaman sebanyak 115.000 propagul mangrove pada Tahun 2021 bersama KLKL dan BRGM dengan menggunakan metode Rumpun Berjarak di sepanjang pesisir Sebong Pereh dan Sebong Lagoi, dengan cakupan area seluas ±23H. Metode Rumpun Berjarak diterapkan untuk meningkatkan tingkat keberhasilan tumbuh mangrove, menjaga stabilitas sedimen, serta memperkuat daya tahan tanaman terhadap gelombang dan abrasi.Kegiatan ini bertujuan untuk memulihkan ekosistem pesisir, meningkatkan fungsi perlindungan alami terhadap abrasi dan intrusi udara laut, serta mendukung keanekaragaman hayati di wilayah tersebut. Selain aspek lingkungan, proyek ini juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat, kelompok pemuda, dan berbagai pemangku kepentingan sebagai bentuk pemberdayaan dan kesadaran kolektif kolektif terhadap pentingnya konservasi mangrove.

Pelaksanaan proyek dilakukan secara bertahap, meliputi survei lokasi, persiapan lahan, penanaman, pemantauan, dan pemeliharaan berkelanjutan. Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kelestarian lingkungan pesisir serta mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan Sebong Pereh dan Sebong Lagoi.


Projects

Recent Projects

🌱Kegiatan Penanaman 5.000 Bibit Mangrove Program CSR PERURI

Sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan pesisir, PERURI melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) melaksanakan kegiatan penanaman sebanyak 5.000 bibit mangrove di wilayah pesisir sebagai upaya rehabilitasi ekosistem dan pencegahan abrasi pantai.

Kegiatan ini menggunakan metode 1 lubang 30 bibit hidroponik, yaitu teknik penanaman inovatif yang menggabungkan sistem klaster dengan media tanam hidroponik. Dalam satu titik lubang tanam, ditanam sekitar 30 bibit mangrove secara berkelompok untuk meningkatkan daya tumbuh, memperkuat struktur akar, serta mempercepat proses adaptasi tanaman terhadap kondisi lingkungan pesisir.

Metode hidroponik yang digunakan memungkinkan bibit memperoleh nutrisi secara optimal pada fase awal pertumbuhan, sehingga tingkat keberhasilan hidup (survival rate) menjadi lebih tinggi. Selain itu, sistem klaster ini juga mampu mengurangi risiko kerusakan akibat arus udara, gelombang, dan aktivitas biota laut.

Program ini tidak hanya fokus pada aspek penghijauan, tetapi juga melibatkan masyarakat sekitar dalam proses penanaman, perawatan, dan pemantauan. Melalui pendekatan partisipatif ini, diharapkan tumbuh rasa kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap kelestarian ekosistem mangrove.

Dengan terlaksananya penanaman 5.000 bibit mangrove ini, PERURI berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga keseimbangan lingkungan, meningkatkan kualitas ekosistem pesisir, serta mendukung pembangunan berkelanjutan yang ramah lingkungan bagi generasi mendatang. (kada gambar berikut samping bibit )

Program CSR Penanaman Mangrove
Pertamina x CarbonEthics
Sebong Pereh, Oktober 2025

Program CSR hasil kolaborasi antara Pertamina dan CarbonEthics dilaksanakan melalui kegiatan penanaman 3.000 propagul mangrove di wilayah pesisir Sebong Pereh pada Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen dalam mendukung pelestarian lingkungan pesisir serta mitigasi perubahan iklim.
Penanaman dilakukan menggunakan metode Rumpun Berjarak, yaitu teknik penanaman dengan mengelompokkan beberapa propagul dalam satu titik tanam dengan jarak tertentu antar rumpun. Metode ini bertujuan untuk meningkatkan tingkat keberhasilan tumbuh mangrove, memperkuat struktur akar, serta mempercepat pemulihan ekosistem pesisir.
Program ini tidak hanya berfokus pada rehabilitasi lingkungan, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat, relawan, dan mitra lokal. Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta kesadaran bersama akan pentingnya menjaga ekosistem mangrove sebagai benteng alami dari abrasi, habitat biota laut, serta penyangga kehidupan masyarakat pesisir.
Kolaborasi Pertamina dan CarbonEthics ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, pengurangan emisi karbon, serta penguatan ekonomi dan ekologi masyarakat sekitar. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kelestarian lingkungan Sebong Pereh dan generasi mendatang.

Translate »